Filsafat Sungai

Filsafat Sungai dicetuskan oleh Assoc. Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja, M.T.I., MM

Sungai dalam arti yang sebenarnya adalah air yang mengalir dari hulu hingga ke hilir. Dimana, air itu akan terus mengalir tanpa batasannya.

Jika diibaratkan dalam kehidupan berdasarkan teknologi saat ini, internet adalah sungai yang kita tidak tahu batasannya. Karena semua yang terlanjur ‘nyemplung’ kesana akan sulit kita temukan karena disebabkan banyaknya data-data milik orang lain. Lalu apalagi yang dimaksud sungai dalam teknologi?

Contoh kecilnya adalah Rinfo atau email.

Kemarin, Bapak mengibaratkan, coba saat kita memiliki emas, meski seberat apapun emas tersebut, kita tidak akan mungkin ‘rela’ menyemplungkan atau menyimpannya di dasar sungai. Mengapa? Karena itu adalah kekayaan yang kita miliki. Air memang tak akan mampu menyeret emas yang berat. Tapi apakah mungkin kita rela membiarkan kekayaan kita hanyut atau terkikis entah kemana? Tentu tidak bukan?

Lalu bagaimana kita menyimpan harta tersebut agar tidak hilang?

Bapak memberi contoh, mungkin kita bisa tanam didalam pot bunga atau kita kubur di halaman rumah. Yaps! Mungkin itu adalah sebagian cara aman untuk men-segel kekayaan kita.

Lalu bagaimana jika kekayaan itu diibaratkan dengan ilmu? Kemanakah kita harus men-segel ilmu-ilmu kita agar tidak hilang?

Ilmu adalah harta yang paling berharga untuk kita. Tanpa ilmu, kita bagai berjalan disebuah kegelapan. Tanpa ilmu kita mungkin akan merasakan kekosongan. Lalu apa kita yakin untuk menyimpannya di dasar sungai? Walaupun mungkin kita sangat yakin bahwa batangan emas tersebut akan cukup berat untuk tidak hanyut oleh arus, tetapi apa mungkin kita ‘rela’ membiarkannya arus sungai mengikis kekayaan kita sedikit demi sedikit setiap harinya? Tentu tidak.

Maka dari itu, ilmu yang kita dapatkan, semestinya berada di tempat yang paling aman. Dimana itu? Tentu di tempat yang tenang.

Jika sungai mengaliri air dari hulu hingga ke hilir. Maka danau adalah tempat yang paling aman karena air akan tetap menggenang tenang. Pepatah yang ingin disampaikan disini adalah: “Simpanlah kekayaanmu di danau, jangan menyimpan di sungai

Contoh dalam kehidupan nyata, kalau kita biarkan kekayaan (ilmu, data, dan sebagainya) yang penting di dalam rinfo, itu artinya kita menaruh harta kekayaan kita disungai. Duh! Mungkin akan banyak yang harus kita lakukan untuk bisa menemukan harta yang kita miliki karena sungai mengalir deras, dan juga menghanyutkan. Juga disana pasti banyak tumpukan kekayaan milik orang lain. Ibaratnya, kita harus menyelam ke dasar sungai lalu mengitari dasar sungai itu sampai menemukan harta milik kita yang sudah tercampur oleh orang lain. Repot bukan?

Lalu dimanakah sebenarnya tempat yang paling aman untuk menampung itu semua?

Nah! Danau yang paling aman untuk menampung ilmu-ilmu kita yaitu pada iMe. Di iMe kita dapat membuat sebuah etalase dengan menampung beragam kekayaan ilmu yang kita miliki. Disana, kita akan merasa aman karena kekayaan kita terjaga dalam etalase yang rapih. Jadi ketika kita hendak mencari kekayaan yang ingin kita lihat, kita tak perlu menyelam ke dasar sungai untuk mencarinya. Karena kita telah men-segel-nya dalam sebuah box etalase.

Untuk itu, jangan sekali-kali membiarkan harta kekayaanmu terjatuh ke dasar sungai. Taruhlah mereka pada danau yang tenang. Sebab, sekali kalian menjatuhkannya ke dasar sungai, maka kekayaan itu akan terbawa oleh derasnya air hingga kalian kesulitan untuk menemukannya kembali.

Salam super dari HapHap ^_^

40 thoughts on “Filsafat Sungai

  1. Dita Lintang Nurani

    wahh.. cermi tentang filsafat sungai ini sangat bagus. ketika membacanya membuat pikiran saya lebih terbuka lagi untuk dapat mencari ilmu-ilmu lebih banyak lagi. thanks eka utk cerminya 😀

  2. Baiq Aneji Pahad

    Filosofi sungai bisa jadi saingannya filosofi kopi nih hehe..
    Cerminya bagus banget, keterkaitan satu sama lainnya bisa dikemas dengan baik hehe
    Thaks for share 😀

  3. Endang Suryana

    Dear HapChi……

    Setuju banget dengan tenangnya air danau buat tempat kita “menabur dan menuai” ilmu dan karena kita sudah memiliki dua danau yang satu ada disamping kampus tercinta kita, sehingga itupun diabadikan untuk initial ruang belajar kita (LV…..) dan satu danau yang lainnya adalah danau virtual PR yang tak kan lekang dimakan zaman tempat kita berbagi ilmu, pengalaman dll yaitu danau iMe……berbagi ilmu, pengalaman, ceritera dll dan menyimpannya di iMe pahalanya………akan dilipat gandakan (hadis shoheh diriwayatkan oleh Pak UR…….he……he…..he)

    Lanjut terus Hap berfilosofi nya.

  4. Ignatius Agus Supriyono

    Hai Hap …, Filsafat Sungai yang bagus …

    Sepanjang sungai dimana air mengalir banyak diperoleh manfaat, ikan bersuka ria, pohon rindang untuk berteduh, tanah subur di sekelilingnya, namun air sungai tak kan pernah habis meski telah memberikan banyak manfaat sepanjang tahun.

    Begitu pula Ilmu, semakin banyak diberikan dan disebarkan tidak akan pernah habis, bahkan bertumbuh lebih banyak, dan bisa memberikan manfaat kepada lebih banyak orang.

    Bayangkang jika Ilmu disimpan bagai emas di dasar danau, apa gunanya ya …?

    Bagai air di danau yang menguap dan menjadi air sungai lagi, CerMe-CerMe juga dibaca dan menghasilkan ide-ide baru yang bernanfaat bagi banyak orang.

    Teruskan menulis lagi Hap … saya suka membacanya ..

  5. Erlita Rasdiana

    filosofi yang menarik 🙂
    ilmu adalah harta kekayaan yg paling berharga, agar tidak terkikis habis, maka di simpan di iMe, banyak ilmu yang bisa di dapatkan di iMe, ilmu tidak hanya persoalan pembelajaran, tapi pengalaman seseorang juga ilmu 😀
    Banyak orang yang share tentang pengalaman dan pembelajaran di iMe, iMe is the best 🙂

  6. natanael

    Filosofi sungai yg menarik Hap. Congrats bwt SC nya. 🙂
    “Orang boleh pandai setinggi langit. Tapi selama ia tidak menulis , ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”
    Pengarang “Pramoedya Ananta Toer”

  7. nindalutfiani

    Waaahhhh jadi ini Danau yang dimaksudkan oleh Pak Agus 🙂 filosofi yang bagus Ka,, 🙂
    Menurut Dr. Maurice Bucaille “Ilmu Adalah Kunci untuk mengungkapkan Segala hal, baik dalam jangka eaktu yang lama maupun sebentar”
    Jadi iMe juga bisa diibaratkan sebagai kunci, apapun ilmu yang telah di dapat selama perkuliahan apa bila tertulis dan tersimpan dengan rapih pasti akan berguna untuk kedepannya.
    Selamat juga Ka untuk SC nya 🙂 proud of you 🙂

  8. tasyanovelia

    wah saya juga mengerti sekarang harta karun yang dimaksud pa agus , filosofi yang keren kak, jadi mencerahkan fikiran saya dan semangat saya jadi membara lagi seperti api , semoga sukses terus buat ka HAP yaa

  9. chaerunisasavitri

    Wah cerminya ka hap ini menarik dan bermanfaat..
    Cermi tentang filsafat sungai ini emang banyak memberikan motivasi.. makasih udah share 😊

  10. dini1429

    As always cermi nya kak Hap selalu menarik 👏 dan bisa jd motivasi jg buat kita.. Karna apa yang udah kita pelajari itu adalah harta yang paling berharga 😄
    Thanks untuk Sharing nya kak Hap ^^

  11. fitriasupyaningsih

    Cermi ka Hap sangat menyentuh ke hati dan dapat berarti luas, jadi kekayaan yang kita punya jangan dibiarkan begitu saja namun kita tampung dan kita jangan lupa mengasahnya. Ibarat pisau “semakin di asah maka semakin tajam”

  12. rezekiamalia

    cerminya ka hap sangat menyentuh dan mengesankan . ilmu yang disampaikan melalui filsafat sungai jadi mudah dimengerti, sangat bermanfaat sekali. semngat ka hap dalam membagi ilmu-ilmu yang lain ^^

  13. bungathalia

    Belajar dari filsafat sungai ya ka Hap,
    dimana ilmu diibarakan dengan emas dan tentunya itu sangat berharga untuk pribadi kita dikemudian ^^
    thanks for sharing ka hap :*

  14. hegalutfilah

    Filsafat Sungai

    Tulisannya cantik sekali, maknanya juga begitu dalam, masuk sekali ke dalam kehidupan. Mem filosofi kan Internet layaknya sebuah sungai di era saat ini benar-benar membuat Caa kagum ketika membacanya. Semoga Caa mampu menulis tulisan cantik seperti ini juga.

  15. masaeni

    Wah filosofi yang luar biasa. Dapat memotivasi dalam mengerjakan segala hal. makin semangat nulis di iMe. karena ilmu kita tidak akan hilang, tertata rapi di etalase iMe. Thanks Ka, suka banget sma filosofi sungai

  16. fitriandriyani

    Filsafat yang luar biasa 😍😍😍 makin semangat seperti danau yang menyimpan air yang tenang. Begitu juga ime akan ilmu kita selamanya tanpa takut hilang 🤗🤗🤗

Leave a Reply